Senin, 15 Maret 2010

Egoku


Derita yang sia-sia memang tak pernah aku sebutkan.

Sebab setiap fajar pagi muncul, aku senantiasa melantunkan ego batinku...


Mamahami Keluhanku adalah Mendengar Diamku.

Meratapi Deritaku adalah Membisu dalam Masalahku.

Bersamaku perasaan terpercik darah tersibak...

Diriku adalah Sang Musafir di dalam Jiwaku..!

Sang waktu tak berani menjemah, deritaku ini sungguh indah.

Dia menjadi makna hidup sejati, kecintaanku yang hidup dengan puitisi...!

Aku tak memiliki jejak..

Keberadaanku adalah sentuhan roh..

Lantunanku mengandung segala sesuatu yang senantiasa tumbuh dan berkembang namun perlahan-lahan rapuh oleh gejolak jiwa yang rusuh...


Citra yang puitis dalam hati yang menangis..

Misteri mistis yang tak berperi..

Sebarapa jauhkah bumi telah ku pijaki!?

Wahai Dunia yang Indah dan Berseri...!

Tidak ada komentar:

Grab this Widget ~ Blogger Accessories